Pondok Pena

Berkaryalah sebelum kesempatan itu hilang dari hidupmu

Aku menangis Terbayang Bangsaku

Aku menangis terbayang bangsaku
Di jajah dan dicaci seperti puluhan tahun silam
Bukan karena portugis atau komunis
Tetapi pejabat yang tak melihat rakyatnya masih mengais

Aku menangis terbayang bangsaku
Tak bermoral atau tak punya moral
Bukan karena budaya kebarat-baratan
Tetapi orang tua tak lagi menjadi teladan

Aku menangis terbayang bangsaku
Dulu Garuda sekarang pipit
Bukan karena perbatasan di caplok orang
Tetapi karena bangsaku kerdil tak bermental

Aku menangis terbayang bangsaku
Uang melimpah masih menjarah
Bukan karena mereka tak berilmu
Tetapi mereka tak tahu malu

Aku menangis terbayang bangsaku
Buah hati lahir kemudian mati
Bukan karena mereka tak punya materi
Tetapi hati mereka sudah tak peduli

Aku menangis terbayang bangsaku
Orang pintar tak dihargai
Bukan karena mereka tak bisa
Tetapi mereka tak bernurani lagi

Aku menangis terbayang bangsaku
Nenek renta masih bekerja
Bukan karena mereka tak cinta
tetapi hati mereka sudah membeku

Aku menangis terbayang bangsaku.


Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Aku menangis Terbayang Bangsaku"

Sahabat, silakan tulis komentar yang membangun, gunakan bahasa yang baik dan sopan. Mari berbagi dalam kebaikan.
Salam Karya

 
Copyright © 2014 Pondok Pena - All Rights Reserved - DMCA
Template By Kunci Dunia